Lompat ke konten

Contoh soal derajat disosiasi dan pembahasan

  • oleh

Disosiasi adalah penguraian suatu zat menjadi beberapa zat lain yang lebih sederhana. Derajat disosiasi adalah perbandingan antara jumlah mol yang terurai dengan jumlah mol mula-mula. Secara matematis, rumus derajat disosiasi sebagai berikut:

α =
mol zat yang terurai / bereaksi
mol zat mula-mula

Harga derajat disosiasi terletak antara 0 dan 1:

  • a = 0 jika tidak terjadi penguraian
  • a = 1 jika terjadi penguraian sempurna
  • 0 < a < 1 jika disosiasi sebagian

Untuk lebih jelasnya, dibawah ini diberikan beberapa contoh soal derajat disosiasi dan pembahasannya.

Contoh soal 1

Diketahui reaksi kesetimbangan 2HI (g) → H2 (g) + I2 (g). Jika 0,1 mol gas HI dimasukkan kedalam wadah sebesar 1 liter dan dipanaskan pada suhu 100 °C terbentuk 0,02 mol gas I2. Tentukan derajat disosiasi pada saat setimbang.

Pembahasan

2HI (g) → H2 (g) I2 (g)
Awal: 0,1
Reaksi: 0,04 0,02 0,02
Setimbang: 0,06 0,02 0,02

α =
mol zat terurai / bereaksi
mol mula-mula

α =
0,04
0,1
= 0,4

Jadi derajat disosiasi sebesar α = 0,4.


Contoh soal 2

Dalam ruang 2 liter, 4 mol gas COCl2 berdisosiasi menurut reaksi COCl2 (g) ⇄ CO (g) + Cl2 (g).
Bila terbentuk 1 mol gas CO, tentukan besarnya Derajat disosiasi (α).

Pembahasan

COCl2 (g) CO (g) Cl2 (g)
Awal: 4
Reaksi: 1 1 1
Setimbang: 3 1 1

α =
mol zat terurai / bereaksi
mol mula-mula

α =
1
4
= 0,25

Contoh soal 3

Dalam ruang 1 liter, 5 mol SO3 terurai menurut reaksi:
2SO3 (g) ⇄ 2 SO2 (g) + O2 (g)
Bila pada keadaan setimbang mol SO2 : mol O2 = 2 : 1, tentukanlah besar derajat disosiasi (α) SO3.

Pembahasan

Karena koefisien reaksi SO3 = SO2 maka jumlah mol SO3 yang bereaksi sama dengan mol SO2 yaitu 2.

2 SO3 (g) 2 SO2 (g) O2 (g)
Awal: 5
Reaksi: 2 2 1
Setimbang: x 2 1

x = 5 – 2 = 3. Jadi derajat disosiasinya sebagai berikut:
α =
mol zat terurai / bereaksi
mol mula-mula

α =
2
5
= 0,4

Jadi derajat disosiasi SO3 = 0,4.


Contoh soal 4

Dalam ruang 1 liter terdapat reaksi disosiasi:
PCl5 (g) ⇄ PCl3 (g) + Cl2 (g)
Jika pada saat setimbang, perbandingan PCl5 dan PCl3 adalah 3 : 2 maka hitunglah derajat disosiasi.

Pembahasan

Misalkan jumlah mol mula-mula PCl5 = Y dan mol PCl5 dan PCl3 pada keadaan setimbang 3x dan 2x (karena perbandingannya 3 : 2).

PCl5 (g) PCl3 (g) Cl2 (g)
Awal: Y
Reaksi: 2x 2x 2x
Setimbang: 3x 2x 2x

y – 2x = 3x maka y = 2x + 3x = 5x. Jadi derajat disosiasinya sebagai berikut:
α =
mol zat terurai / bereaksi
mol mula-mula

α =
2x
5x
= 0,4

Jadi derajat disosiasi = 0,4 atau 40%.


Contoh soal 5

Dalam ruang 1 liter, sebanyak 17 gram gas NH3 (Mr = 17) terurai menurut reaksi:
2 NH3 (g) ⇄ N2 (g) + 3 H2 (g)
Bila pada keadaan setimbang perbandingan mol NH3 : N2 = 2 : 1, tentukan besarnya derajat disosiasi (α) NH3.

Pembahasan

mol mula-mula NH3 = gr/Mr = 17/17 = 1 mol.

2 NH3 (g) N2 (g) 3 H2 (g)
Awal: 1
Reaksi: x 1/2 x 3/2 x
Setimbang: 1 – x 1/2 (1 – x) 3/2 (1 – x)

Untuk N2, mol reaksi = mol setimbang sehingga:
1/2 x = 1/2 (1 – x) atau x = 1 – x → 2x = 1 jadi x = 1/2
α =
mol zat terurai / bereaksi
mol mula-mula

α =
1/2
1
= 1/2 = 0,5.

Jadi derajat disosiasi sebesar 0,5 atau 50%.


Contoh soal 6

Pada reaksi kesetimbangan:
PCl5 (g) ⇄ PCl3 (g) + Cl2 (g)
Bila dalam ruang 2 liter, 8 mol PCl5 berdisosiasi 75%, tentukan besarnya harga tetapan kesetimbangan konsentrasi Kc.

Pembahasan

Untuk menjawab soal ini kita tentukan terlebih dahulu mol PCl5 yang bereaksi dengan menggunakan rumus derajat disosiasi:

α =
mol PCl5 yang bereaksi
mol PCl5 mula-mula

0,75 =
mol PCl5 yang bereaksi
8

PCl5 (g) PCl3 (g) Cl2 (g)
Awal: 8
Reaksi: 6 6 6
Setimbang: 2 6 6

[PCl5] =
n
V
=
2 mol
2 L
= 1 M
[PCl3] =
6
2
= 3 M
[Cl2] =
6
2
= 3 M
Kc =
[PCl3] [Cl2]
PCl5
=
3 x 3
1
= 9 M

Jadi Kc = 9 M.


Daftar Pustaka

Utami, Budi. Kimia Untuk SMA / MA Kelas XI Program Ilmu Alam. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, 2009.

Permana, Irvan. Memahami Kimia SMA/MA Untuk Kelas XI Semester 1 dan 2 Program Ilmu Pengetahuan Alam. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, 2009.

You cannot copy content of this page